Kosan yang Tumbuh dan Berkembang

Kita sudah sangat sering mendengar kata “Kos”, apalagi bagi para perantauan. Bisa dibilang kosan adalah bagian yang tak terpisahkan dari para mahasiswa yang menempuh pendidikan di luar kota. Apalagi di Jogjakarta, yg notabene disebut sebagai kota pendidikan. Tapi kalau bicara sejarah dari kosan, udah pada tahu belum? Sejarah dari kos, atau indekos, atau kos-kosan ini sendiri.

Source: AboutUrban

Kosan memiliki sejarah yang cukup panjang dimulai dari zaman kolonial. Kalau di zaman kolonial dulu, ngekos disebut dengan bahasa in de kost. Di zaman Belanda, in de kost adalah sebuah gaya hidup yang sangat populer di kalangan menengah ke atas untuk kaum pribumi. Bagi para pribumi kelas menengah ke atas, tinggal bersama menir-menir adalah upaya untuk bisa berlaku lebih terhormat seperti orang-orang Belanda.

Ngekos sendiri kan punya arti menyewa sebuah kamar atau beberapa kamar di sebuah rumah atau bangunan tertentu. Setelah masa kolonial, beratus-ratus tahun kemudian, istilah kos kembali populer karena kelompok komedi Padhayangan Project lewat lagi Nasib Anak Kost. Dari sanalah istilah ngekos jadi semakin menggaung sampai sekarang.

Kos sekarang sudah sangat berkembang dari mulai Kos biasa dengan harga yang murah, sampai kos eksklusif dengan fasilitas yang 11 12 dengan hotel.

Call us for a treasure: 0853 2220 0200

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: