Semakin lama, jaman yang semakin berkembang membuka pengetahuan banyak orang atas banyak hal. Terutama ketika internet sudah bisa diakses hampir oleh semua orang. Pengetahuan akan banyak hal semakin tidak terbatas. Hal itu yang kemudian juga merubah banyak sekali pandangan orang tentang beberapa hal. Seperti misalnya pandangan orang-orang mengenai urusan jual beli rumah. Jika dulu seolah tak masalah jika harus riba, sekarang ini orang justru banyak yang mencari perumahan islami. Salah satunya di Jogjakarta. Banyak orang yang sekarang juga mencari perumahan islami Jogja untuk tempat tinggal mereka. Artinya apa? Pengetahuan mereka atas agama, beberapa larangan yang dulu dianggap biasa, sekarang sudah bisa mereka tolak dan lebih memilih memakain cara yang diridhoi Allah.

Source: visimuslim

Perumahan Islami Jogja sekarang ini memang merupakan salah satu tipe hunian yang banyak di cari di Jogja. Dari anggapan orang yang sudah mulai berubah terhadap cara mendapatkan rumah, dari sana perumahan islami Jogja juga menjadi favorit. Banyak orang yang mencari tipe perumahan macam ini di Jogja dengan alasan sesuai prinsip mereka. Memang, salah satu yang diunggulkan dalam perumahan tipe ini adalah tidak adanya sistem BI Checking yang ribet, tidak adanya Riba, dan proses-proses yang merugikan pelanggan.

Kenapa Perumahan Islami Jogja Makin Ngetren?

Jawaban yang paling pas kenapa perumahan islami Jogja makin ngetren adalah karena wawasan masyarakatnya yang sudah terbuka. Sekarang bisa dibilang masyarakat tidak takut lagi dengan peraturan bank yang mengekang. Pasalnya sekarang sudah banyak muncul developer yang berbasis islam dengan kaidah-kaidah islam yang kental. Seperti misalnya Damai Land yang menggunakan sistem ini. Dalam Damai Land misalnya, tidak ada Riba, BI Checking, dan hal-hal yang diharamkan dalam islam. Tentunya hal ini sangat membantu orang-orang yang ingin mendapatkan orang impian kan?

Source: aboutislam

Dari sanalah mungkin alasan pasti kenapa orang-orang sekarang lebih memilih hunian islami ketimbang hunian biasa. Pertama karena bebas riba, kedua karena proses pembayarannya tidak memberatkan. Ketiga, karena wawasan para penduduk Jogja yang sudah semakin terbuka dan luas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *